Sedang memuat Tips Menata Desain Mushola Kecil Dalam Rumah ...

Tips Menata Desain Mushola Kecil Dalam Rumah

Desain mushola kecil dalam rumah ~  Setiap individu memerlukan sentuhan spiritual dalam kehidupan sehari-hari, masing-masing memiliki keyaqinan terhadap satu agama tertentu sebagai tuntunan untuk mencapai kehidupan yang tentram. Penduduk Indonesia mayoritas menganut agama islam sehingga banyak sekali didirikan masjid sebagai tempat ibadah.

Umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan sholat 5 kali dalam sehari, dan pasti akan lebih khusuk jika anda memiliki mushola pribadi di area rumah. anda tidak perlu khawatir akan keterbatasan lahan, karena mushola yang akan anda ciptakan bisa dikondisikan sesuai dengan area yang tersedia. Misalnya saja untuk anda yang menginginkan mushola minimalis dengan kapasitas perorangan, bisa membangun mushola seluas 70 cm x 140 cm saja, cukup kecil namun sudah memberikan nuansa istimewa dan khusuk. Namun apabila anda menghendaki jenis mushola dengan ukuran yang lebih besar, cobalah untuk membangun mushola seluas 2.5 m x 4 m. untuk ukuran ini kapasitas mushola cukup banyak dan bisa menampung sekitar 9 orang, dengan pembagian 3 shaf dan masing-masing shaf berisi 3 orang.

Masih di ruang lingkup model bangun ruangnya, selain luas yang perlu diperhatikan, ukuran tinggi atap juga sangat penting untuk ditentukan sejak awal. Agar tampilannya terasa lebih lega anda bisa membangun mushola dengan atap yang tingginya mencapai 2, 7 meter. Jenis ini tentunya adalah mushola yang dibangun sendiri pada halaman rumah baik itu di depan, samping atau belakang rumah. sedangkan untuk mushola di dalam rumah bisa menyesuaikan dengan tinggi atap rumah tersebut.

Dalam membangun mushola anda juga bisa membuatnya dengan model terbuka, misalnya saja dengan membuat area mushola menjadi lebih tinggi dari ruangan disekitarnya, misalnya dengan ukuran 30 cm -40 cm, perbedaan permukaan ini sudah cukup menjadi batas territorial antara ruangan lain dengan mushola. Anda bisa memanfaatkan kayu sebagai bahan penyusunnya agar terlihat lebih alami sekaligus ringan sehingga tidak membutuhkan pondasi tambahan.

Di dalam mushola anda perlu menempatkan sajadah sekaligus karpet, keduanya perlu sekali disediakan agar ketika sedang melakukan ibadah sholat anda bisa lebih merasa nyaman. Tempat penyimpanan peralatan sholat bisa dibuat dengan model lemari minimalis yang diletakkan pada dinding dengan model tertutup agar terhindari dari debu dan kotoran.

Faktor pencahayaan juga amat penting untuk disediakan, anda bisa memasang dua jenis lampu pada mushola. Satu untuk lampu penerangan dengan sinar cahaya yang besar dan satu lagi lampu dengan cahaya temaram, kadang kala untuk menambah kekhusukan saat beribadah diperlukan dukungan suasana pencahayaan yang sedikit redup. Demikian adalah beberapa tips membuat desain mushola dalam rumah yang bisa anda terapkan.

Artikel terkait rumah :

desain mushola dalam rumah, desain mushola kecil dalam rumah, mushola dalam rumah, bokep masi kecil, lihat pilar musholah, kegunaan etalase, gambar resplang cor masjid, luas ruang dapyr pujasera, luas ruang dapur pujasera, Liong mesjid
Tips Menata Desain Mushola Kecil Dalam Rumah | wijaya | 4.5
/* */